Status Gizi Balita dan Interaksinya

Keadaan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal. Namun, berbagai penyakit gangguan gizi dan gizi buruk akibat tidak baiknya mutu makanan maupun jumlah makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh, masih sering ditemukan di berbagai tempat di Indonesia. Rendahnya status gizi jelas berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Karena status gizi mempengaruhi kecerdasan, daya tahan tubuh terhadap penyakit, kematian bayi, kematian ibu, dan produktivitas kerja

Masalah gizi di Indonesia yang terbanyak adalah gizi kurang. Anak balita (0-5 tahun) merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kekurangan gizi atau termasuk salah satu kelompok masyarakat yang rentan gizi. Di negara berkembang, anak-anak umur 0–5 tahun merupakan golongan yang paling rawan terhadap gizi. Anak-anak biasanya menderita bermacam-macam infeksi serta berada dalam status gizi rendah.

Buku bertema gizi dan perilaku kesehatan yang berjudul Status Gizi Balita dan Interaksinya karya Hartono, S.Gz, M.Gizi ini secara khusus mengupas berbagai hal terkait status gizi balita dan interaksinya. Antara lain: fenomena masalah gizi balita, penilaian status gizi, antropometri, faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi, metode pengukuran konsumsi makanan, perilaku kesehatan, keluarga sadar gizi, PHBS, dan sebagainya.

Judul: Status Gizi Balita dan Interaksinya;

Penulis: Hartono, S.Gz, M.Gizi;

Cetakan Pertama: Oktober 2017;

Tebal buku: 112 hlm;

Order buku via online: www.pustakanusantara.com

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *