Mencetak Anak Saleh melalui Homeschooling, Sebuah Model Alternatif Pendidikan Islam Berbasis Rumah

“Dari segi psikologis, anak yang belajar di rumah (homeschooling) jauh lebih mandiri, kreatif, dan pengalamannya lebih luas. Siswa homeschooling juga akan lebih fokus dalam belajar, dan minat bakatnya pun lebih terasah dengan baik….” (Seto Mulyadi, psikolog anak dan pendiri Homeschooling Kak Seto)

  • Judul: Mencetak Anak Saleh melalui Homeschooling, Sebuah Model Alternatif Pendidikan Islam Berbasis Rumah
  • Penulis: Ummi Nuraini, M.Pd.I.;
  • Penerbit: Hanum Publisher;
  • Cetakan Pertama: 2019;
  • Tebal buku: x + 194 hlm;

Pembelajaran dengan konsep homeschooling muncul di tengah kompleksitas persoalan pendidikan yang tak kunjung tertuntaskan seperti  persoalan kurikulum yang overload, aturan yang sangat ketat, guru yang kurang kompeten, metode pembelajaran yang monoton dari tahun ke tahun, dan lain sebagainya.

Homeschooling dipandang sebagai model pendidikan alternatif mengingat homeschooling merupakan program belajar mandiri di rumah. Pendekatan yang dilakukan bersifat lebih individual. Setiap anak akan memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya serta dapat dipantau perkembangannya secara lebih detail.

Kemudian jika belajar itu merupakan proses pendidikan, maka pendidikan sesungguhnya terletak dalam keluarga dan tidak dilembagakan. Peran orang tua, terutama ibu, dengan demikian menjadi sangat urgen untuk mendidik. Apalagi terkait dengan penanaman nilai-nilai keagamaan.

Mengingat belum banyak buku-buku yang terkait dengan konsep homeschooling di Indonesia, maka buku ini hadir untuk menelaah lebih lanjut dengan mencari sumber-sumber pustaka yang masih belum umum di masyarakat. Lalu dari konsep tersebut, diteliti sejauh mana keterkaitannya dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang kemudian mengelaborasikan konsep-konsep yang ada mengenai homeschooling tersebut menjadi sebuah model alternatif pendidikan Islam yang  dilaksanakan dalam keluarga (rumah).

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *